Tips Pendakian Gunung Tampomas

Posted on

Tips Pendakian Gunung Tampomas

Tips Pendakian Gunung Tampomas – Beranjak dari pembahasan sebelumnya, kali ini kami akan mengajak langkah anda menuju pembahasan beru mengenai tips pendakian Gunung Tampomas. Informasi mengenai tips pendakian Gunung Tampomas ini kami hadirkan untuk anda demi menjaga keselamatan anda saat mendaki gunung tersebut. Nah tips pendakian Gunung Tampomas di bawah ini kami akan sajikan berikut dengan deskripsi lengkap dari gunung Tampomas itu sendiri. Baiklah tips pendakian Gunung Tampomas selengkapnya untuk anda di bawah ini. Selamat membaca.

Tips Pendakian Gunung Tampomas

Gunung Tampomas adalah sebuah gunung berapi yang terletak di Jawa Barat, tepatnya sebelah utara kota Sumedang dan menempati titik koordinat 6,77°LS 107,95°BT. Gunung Stratovolcano ini menjulang dengan ketinggian 1684 meter diatas permukaan laut. Gunung ini juga memiliki sumber air panas yang keluar di daerah sekitar kaki gunung yang menjadi objek wisata favorit di daerah sumedang. Gunung Tampomas termasuk kedalam area Taman Wisata Alam Gunung Tampomas.

Gunung Tampomas berada di utara wilayah Kabupaten Sumedang. Secara administratif, kawasan Tampomas berada di tiga kecamatan, yaitu Buahdua, Conggeang, Paseh, Cimalaka dan Tanjungkerta. Luas area Taman Wisata Alam Gunung Tampomas adalah 1.250 hektare.

Kawasan Hutan Gunung Tampomas termasuk dalam tipe hutan hujan pegunungan dengan keanekaragaman flora dan fauna. Tumbuhan yang mendominasi kawan ini adalah jamuju, rasamala dan saninten. Sedang jenis hewan yang liar dan banyak ditemui adalah kancil, lutung, babi hutan dan beberapa jenis burung.

Puncak Gunung Tampomas (penduduk setempat menyebutnya Sangiang Taraje) adalah sebuah lahan luas setinggi 1684 mdpl seluas 1 hektare yang berada di ujung paling atas Gunung Tampomas. Lokasi ini memiliki estetika tinggi karena dari tempat ini wisatawan dapat menikmati pemandangan indah ke arah Kota Sumedang dan sekitarnya. Adanya lubang-lubang kawah dan batu-batu besar berwarna hitam manambah kekayaan imajinasi bagi yang melihatnya.

Sekitar 200 meter ke arah utara dari puncak Sangiang Taraje, terdapat makam keramat yang dikenal dengan nama Pasarean. Menurut kisah, tempat tersebut adalah petilasan dari Prabu Siliwangi dan Dalam Samaji pada masa kerajaan Pajajaran Lama.

Untuk mencapai kawasan puncak Tampomas, ada beberapa jalur (pos) pendakian. Di antara jalur yang sering digunakan oleh pendaki adalah jalur Narimbang, Cibeureum dan Buahdua. Di pos pendakian Narimbang terdapat mata air dan curug Ciputrawangi yang terkenal.

sumber : wikipedia

Baiklah jika anda sudah selesai dengan deskripsi Gunung Tampomas, di bawah ini adalah beberapa tips yang mungkin perlu diperhatikan saat anda akan melakukan pendakian Gunung Tampomas :

 

Tips Pertama : Menagement Persediaan Air

Menurut informasi yang kami dapat, disepanjang jalur Cibeureum diketahui bahwa sumber air sangatlah sulit ditemui. Berhati-hatilah dalam melewati jalur ini jika persediaan air yang anda bawa tidak anda menage dengan baik.

Kecuali, jika anda mendaki melalui Jalur Narimbang. Menurut informasi yang kami dapatkan mungkin sumber air masih bisa ditemukan di tengah perjalanan Jalur Narimbang karena disana terdapat pemukiman penduduk. Tapi bagaimana jika kebetulan warga sekitar tidak memberi anda air ? apa yang akan anda lakukan ? Nah jadi lebih baik persiapkan persediaan air sedari awal perjalanan kemudian menage dengan baik.

 

Tips Kedua : Persimpangan Jalur

Jika anda turun melalui Jalur Narimbang, menurut informasi yang kami terima di jalur ini terdapat banyak persimpangan, lalu mengapa dengan persimpangan tersebut ? Tidak apa-apa jika anda sudah sering melewati jalur-jalur ini, kami percaya anda tidak akan salah jalan, namun berhati-hatilah jika anda baru pertama kali menurunu gunung ini dan melewati jalur Narimbang sendiri. Pesan kami, perhatikan kemungkinan terdapatnya tanda-tanda penunjuk jalan setiap kali anda menemukan persimpangan jalur

 

Tips Ketiga : Sambaran Petir

Pernahkah anda merasakan bagaimana mengerikannya sebuah pohon yang tersamoar petir ? Namun pernahkah anda membayangkan apa jadinya jika pohon tersebut adalah diri anda yang baru saja mencapai puncak Tampomas ?

Melihat karakteristik dari Puncak Sangiang Taraje dimana areanya yang cukup terbuka, kami cukup yakin bahwa tempat tersebut merupakan tempat yang berpotensi menimbulkan bahaya sambaran petir terutama saat terjadi hujan. Jadi saat anda melewati jalur ini, tetap fokus pada perubahan cuaca tiba-tiba, lalu segera berlindung jika mendung datang, tidak perlu menunggu hujan karena biasanya sambaran kilat dapat datang sebelum hujan turun.

 

PENUTUP – Baiklah karena semua pembahasan mengenai tips mendaki Gunung Tampomas sudah kami berkan, kini saatnya kami undur diri dari hadapan anda. Terimakasih banyak atas kunjungan dan waktu anda. Semoga artikel Tips Mendaki Gunung Tampomas diatas dapat bermanfaat bagi kita semua. Akhir kata dari kami, sampai bertemu lagi di pembahasan selanjutnya.

Pencarian:

pendakian gunung tampomas